Mengenal Peranan Dokter Bedah Kulit yang Wajib Diketahui
3 mins read

Mengenal Peranan Dokter Bedah Kulit yang Wajib Diketahui

Bedah kulit atau dermatologi merupakan pengobatan untuk kondisi kulit, kuku, dan rambut. Semua dokter kulit sudah terlatih dalam bedah dermatologi dasar. Beberapa dokter kulit ini pun menjalani pelatihan lanjutan dalam prosedur bedah.

Peranan Dokter Bedah Kulit

Peranan tenaga medis ini ialah mendiagnosis dan mengobati penyakit, kelainan, serta masalah kosmetik pada kulit, rambut, dan kuku. Hal tersebut mencakup penanganan kanker kulit seperti tumor jinak, jerawat parah, kutil, bekas luka, dan prosedur kecantikan seperti laser. 

Berikut di bawah ini adalah peranannya.

Penanganan Kanker Kulit

Peranan dokter bedah kulit pertama adalah mendiagnosis dan melakukan prosedur bedah seperti eksisi. Ini adalah teknik khusus seperti Bedah Mikrografik Mohs. Tujuannya guna mengangkat kanker kulit sembari mempertahankan jaringan sehat.

Selain itu, dokter juga melakukan prosedur guna mengangkat tumor jinak. Misalnya tahi lalat dan pertumbuhan kulit lainnya seperti kutil.

Bedah Rekonstruksi dan Kosmetik

Dokter bedah ini juga melakukan prosedur untuk memperbaiki penampilan kulit akibat adanya cedera. Bisa juga cacat saat lahir atau penuaan, termasuk bekas jerawat, kerutan, hingga hiperpigmentasi. Adapun metode yang digunakan memakai laser atau teknik bedah lainnya.

Penanganan Masalah Kulit Lainnya

Selain itu, dokter ahli dermatologi juga mengatasi kondisi kulit kompleks. Contohnya seperti jaringan parut, perubahan warna kulit, hingga masalah estetika lainnya yang membutuhkan campur tangan bedah.

Lebih lanjut, dokter ini juga melakukan prosedur seperti transplantasi rambut, bedah kelopak mata, maupun operasi. Tujuannya untuk mengatasi kelainan kulit lainnya. Mereka sering kali berkolaborasi dengan dokter bedah plastik maupun spesialis lain.

Prosedur Proses Pembedahan

Dalam banyak kasus, operasi dermatologi bisa dilakukan dengan memakai anestesi lokal di kantor dokter. Prosedur yang kerap dilakukan adalah eksisi elips sederhana pada tumor kulit. Berikut adalah penjelasan lebih detailnya.

Tahap Awal

Pertama, troli disiapkan dengan instrumen yang diperlukan untuk prosedur tersebut. Prosedurnya akan dijelaskan kepada pasien, lalu lesi dapat difoto. Garis bedah bisa ditandai dalam bentuk elips di sekitar lesi dengan mencoba memilih arah tegangan kulit terendah.

Proses Inti

Selanjutnya ialah penyuntikan lidokain atau lignokain ke kulit di sekitarnya. Pembersihan kulit dengan antiseptik bedah dan kain bedah dipasang. Setelah itu, ahli bedah menggunakan pisau bedah guna memotong kulit dan mengikuti garis yang sudah ada tandanya.

Sampel kulit lalu diambil dan masuk ke dalam wadah berisi formalin encer. Pendarahan bisa dihentikan menggunakan elektrokauter. Satu atau lebih lapisan jahitan diaplikasikan guna menyatukan tepi luka. Setelah itu, perban dipasang pada luka.

Proses Akhir

Terakhir, formulir permintaan diisi dan dikirim bersama sampel yang telah diberi label ke laboratorium dermatopatologi. Tujuannya untuk pelaporan. Pasien akan mendapat instruksi mengenai perawatan luka, pelepasan jahitan, dan tindak lanjut. 

Terkadang, prosedur tambahan juga ada untuk menutup luka. Misalnya seperti flap atau cangkok kulit yang diambil dari area jauh dan ditempatkan pada defek bedah.

Semua prosedur bedah kulit membutuhkan perawatan pasca operasi dan ada risiko serta komplikasi umum. Kendati demikian, perkembangan prosedur bedah modern sudah melibatkan penggunaan teknologi. Hal tersebut mampu menunjukkan peningkatan yang menjanjikan untuk hasil pasien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *