Memahami Cara Kerja dan Perawatan ATS Genset
2 mins read

Memahami Cara Kerja dan Perawatan ATS Genset

ATS genset merupakan singkatan dari Automatic Transfer Switch, yaitu sebuah perangkat listrik yang dirancang khusus guna mengalihkan beban listrik secara otomatis. Umumnya, perangkat ini akan bekerja tanpa bantuan manusia sehingga jika terjadi pemadaman dapat meminimalkan waktu jeda pasokan daya.

ATS bukan hanya berfungsi sebagai pengalihan daya, melainkan melakukan pemantauan terhadap kondisi ketegangan serta frekuensi listrik agar keamanan peralatan yang terhubung terjamin.

Cara Kerja dan Perawatan ATS Genset

Umumnya, cara kerja dari perangkat listrik ini yaitu dimulai dengan pemantauan secara terus menerus terhadap sumber listrik utama. Jika terjadi pemadaman, ATS akan menghidupkan genset secara otomatis dalam waktu 0-10 detik.

Akan tetapi, apabila PLN telah normal, sistem akan bergerak kembali memindahkan beban ke sumber utama dan genset akan mati secara otomatis. Langkah ini akan bergerak dengan lancar dan berjalan cepat agar pasokan daya tetap stabil.

ATS genset terdiri dari sakelar transfer, kontaktor dan kontroler. Masing-masing memiliki fungsinya, bekerja secara maksimal agar peralihan daya tetap optimal, aman dan efisien tanpa terjadi gangguan yang signifikan.

Bagaimana Cara Merawatnya?

Langkah pertama untuk merawat ATS yaitu memeriksa koneksi listrik. Sebab ini merupakan bagian terpenting yang jika terjadi kerusakan akan menyebabkan kegagalan sistem secara total. Oleh karena itu, penting melakukan pemeriksaan minimal dua minggu sekali.

Selanjutnya, yaitu membersihkan komponen dari kotoran, uap dan debu. Jika semua kotoran ini menumpuk pada perangkat tersebut, tentu akan menyebabkan overheating dan merusak bagian sirkuit papan cetak. Selain itu, uap lembap pada perangkat akan menyebabkan korosi pada bagian logamnya.

Uji fungsi wajib dilakukan dua minggu sekali untuk memastikan pengoperasian ATS berjalan dengan benar saat terjadi pemadaman. Akan tetapi, untuk ujian mendalam bisa dilakukan setiap 3 bulan sekali.

Terakhir, ialah memantau kesehatan baterai karena sangat berperan dalam pemberian daya guna menggerakan mekanisme. Sebab, jika baterai rusak atau lemah bisa menyebabkan ATS tidak beroperasi dengan baik.

Memahami Fungsinya

Di bawah ini beberapa fungsi dari Automatic Transfer Switch yang perlu Anda pahami.

  1. ATS genset akan melakukan pemantauan pada daya utama secara terus menerus secara otomatis ketika terjadi pemadaman.
  2. Jika daya utama gagal, maka ATS akan memutuskan koneksi kemudian menghubungkan genset ke sistem distribusi dalam waktu cepat yaitu hanya sekitar 3 hingga 10 detik.
  3. ATS akan bekerja dalam pencegahan daya mengalir dari genset dan kembali ke jaringan PLN. Sebab, tentu saja akan sangat berbahaya bagi para pekerja PLN jika hal ini terjadi.
  4. ATS memiliki fitur perlindungan yang bertujuan untuk melindungi genset dan peralatan dari kerusakan.
  5. ATS akan bertugas memastikan bahwa genset hanya menyala saat dibutuhkan. Maka, keausan, konsumsi bahan bakar, serta biaya pemeliharaan dapat diminimalisir. 

ATS genset merupakan solusi paling ideal untuk cadangan listrik yang paling andal apabila terjadi gangguan. Perangkat ini dapat melindungi berbagai peralatan serta memberikan ketenangan bagi siapa pun di sekitarnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *